;
Salah satu bentuk pengelolaan sumberdaya alam oleh masyarakat yaitu pemanfaatan limbah pertanian dan hasil hutan non-kayu. Suatu bentuk optimalisasi pemanfaatan sumberdaya alam (pengolahan limbah) yang tidak merusak sumberdaya alam. Hal ini dimungkinkan oleh adanya pemahaman yang kuat dalam masyarakat, bahwa kelangsungan hidup mereka tergantung dari keberadayaan sumberdaya alam tersebut. Sebagai contoh, pengrajin di Desa Situ Udik yang beralamat di Kp. Setu Rt01/01 Kecamatan Cibungulang, Bogor, Jawa Barat ini memanfaatkan limbah pertanian yang bahan baku utamanya pelepah pisang, arai tarzan, ranting kawat, alang-alang, rumput awis, rumput paliyas, dan rotan untuk membuat keranjang. Pengrajin di Desa Situ Udik tergabung dalam tiga kelompok, yaitu Alam Sari, Sumber Alam, dan Hasta Talenta. Masing-masing kelompok terdiri dari sekitar 20 orang pengrajin laki-laki dan perempuan, yang mengerjakan pembuatan kerangka dan anyaman. Ketua kelompok dari pengrajin tersebut adalah Pak Diding Komarudin, Pak Toto Hardyanto, dan Pak Dadang Mulyat. Pengelolaan sumberdaya alam menjadi sumber pendapatan bagi keluarga di pedesaan, juga merupakan bentuk alternatif dalam masa krisis ekonomi. Untuk mengembangkannya, tentu saja diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Baik dukungan pemerintah dengan perannya sebagai public service, maupun masyarakat umum sebagai pelaku (produsen-konsumen). Pemilik dari usaha ini adalah Pak Toto Hardyanto, usaha kerajinan anyamannya tersebut sudah berdiri pada tahun 2002, seiring berjalannya waktu para pengrajin masih mengeluhkan dalam menghadapi masalah pemasaran dan permodalan. Seperti usaha kecil pada umumnya, keterbatasan modal masih menjadi penghalang untuk dapat mengembangkan usaha.
Dalam hal pemasaran, sistem yang dipakai adalah ketika ada pemesan suatu barang, para pengrajin mengerjakan terlebihdahulu dengan uang muka yang telah ada dalam perjanjian, untuk 1 keranjang kecil bisa memperoleh keuntungan Rp 10.000,00 dan untuk 1 keranjang sedang dan besar bisa memperoleh keuntungan Rp 15.000,00 hingga Rp 20.000,00. Pemasaran yang terbanyak dari luar kota, seperti Permata Hijau, Tomang, dan Menteng yang berdomisili di daerah Jakarta. Selain itu, kerajinan anyaman ini pun sering dipesan oleh hotel-hotel di Jakarta dan pernah di kontrak 1 tahun oleh CityBank untuk pembuatan parsel atau keranjang dari pelepah pisang. Selain keranjang, para pengrajin juga membuat wengku, boboko, kipas, tas, pot bunga, dekor pengantin, dan dekorasi cemara untuk natal.
“Learning by doing” merupakan salah satu modal Rojak dalam mengembangkan usaha pengolahan timah yang dimilikinya. Rojak membangun usahanya di desa situ udik sejak tahun 2003 namun bekerja sebagai pengolah timah telah dijalaninya sejak tahun 1991. Hasil dari mengolah timah biasanya berupa souvenir,miniature, piala,dan sebagainya. Kemampuan rojak dalam membuat miniatur yang benar-benar serupa dengan pesanan pelanggan bukan dari proses pembelajaran khusus tetapi dari pengalaman bekerja sebagai pegawai pengolah timah. Rojak tidak memiliki jumlah karyawan tetap karena jumlah karyawan biasanya disesuaikan dengan jumlah pesanan. Jadi ketika pesanannya banyak beliau akan menyewa banyak pegawai sebaliknya ketika pemesan sedang berkurang jumlah pegawai yang disewa akan lebih sedikit. Rojak mendistribusikan hasil olahan timahnya pada sebuah toko miniature di daerah Blok M. Selain memenuhi orderan toko rojak juga melayani orderan langsung dalam jumlah kecil. Mayoritas pelanggan rojak berasal dari luar negri. Harga bahan baku yang cukup tinggi merupakan salah satu kendala bagi rojak dalam mengembangkan usahanya. Bahan baku yang digunakan rojak berasal dari PT. Pentimah di daerah Blok M dengan kisaran harga Rp 288000,-. Rojak menerapkan sistem penjualan “ada duit ada barang” jadi setiap pesanan harus dibayar tunai. Barang yang dibuat hanya barang yang dipesan hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko rugi. Saat menerima pesanan dari pelanggan Rojak biasanya meminta gambar serta ukuran dari miniature yang dipesan. Pembuatan 1 unit miniature membutuhkan waktu ±2 jam. Urutan pengerjaanya dimulai dari meleburkan timah hingga cair, kemudian dicetak pada pola yang telah disiapkan terlebih dahulu. Bagi peminat souvenir, aksesoris, dan miniature dari hasil pengolahan timah bisa menghubungi rojak di: No. telp : 085697522203 Alamat : Kp. Cikadongdong Rt 01 Rw 09, Desa Situ Udik.
Absolutely. We strive to provide reliable and up-to-date information. Our team follows strict editorial guidelines to ensure the accuracy and integrity of our content. However,
Absolutely. We strive to provide reliable and up-to-date information. Our team follows strict editorial guidelines to ensure the accuracy and integrity of our content. However,
Absolutely. We strive to provide reliable and up-to-date information. Our team follows strict editorial guidelines to ensure the accuracy and integrity of our content. However,
Absolutely. We strive to provide reliable and up-to-date information. Our team follows strict editorial guidelines to ensure the accuracy and integrity of our content. However,
Absolutely. We strive to provide reliable and up-to-date information. Our team follows strict editorial guidelines to ensure the accuracy and integrity of our content. However,
Absolutely. We strive to provide reliable and up-to-date information. Our team follows strict editorial guidelines to ensure the accuracy and integrity of our content. However,
Absolutely. We strive to provide reliable and up-to-date information. Our team follows strict editorial guidelines to ensure the accuracy and integrity of our content. However,