;

Desa Situ Udik Tangguh, Bertani untuk Kesejahteraan Bersama!

Komoditas Tanaman Pangan

Wilayah Desa Situ Udik secara umum mempunyai ciri fisik penggunaan lahan berupa lahan pertanian, terutama padi. Penjualan hasil pertanian biasanya melalui tengkulak dengan demikian nilai jual hasil produksi pertanian warga Desa Situ Udik masih berada pada tengkulak/pedagang, sehingga mereka dengan leluasa mempermainkan harga beli. Di Desa Situ Udik terdapat 5 buah kelompok tani yaitu Mitra Tani, Bina Sejahtera, Tanai Barokah, Rukun Setia, Sugih Mukti yang tersebar di setiap RW. Dengan adanya kelompok tani ini dapat membantu para petani baik dalam ilmu pengetahuan tata cara bertani maupun dalam meningkatkan ekonomi.Hasil pertanian khususnya padi, masyarakat dapat menjualnya ke tengkulak dan banyak pula yang mengkonsumsi untuk keperluan keluarga petani itu sendiri. Dengan lahan pertanian yang begitu luas disertai tanah yang subur, pasokan air yang ada membuat hasil panen padi berlimpah. Namun tidak sedikit masalah yang dihadapi oleh para petani di Desa Situ Udik, diantaranya masalah kelangkaan pupuk organik, hama, kekeringan, dan faktor lainnya. Khususnya hama yang semakin banyak variasinya membuat masalah bagi para petani, sehingga panen yang diharapkan dapat tidak maksimal. Bentuk tanaman yang tidak baik, daun padi yang menguning akan mempengaruhi hasil panen.

Selain itu, musim dan cuaca menjadi faktor selanjutnya. Dikala musim kemarau pasokan air lebih sedikit sehingga aliran air ke sawah-sawah berkurang. Tanaman padi banyak yang roboh diterpa angin sehingga banyak petani yang gagal panen. Komoditas tanaman pangan di Desa Situ Udik lebih banyak memproduksi padi, hal ini dikarenakan jumlah luas lahan yang digunakan untuk area persawahan lebih banyak dibandingkan dengan luas lahan untuk perkebunan. Untuk komoditas tanaman pangan seperti Padi Sawah produksinya mencapai lebih dari 200 Ton per hektar, Ubi Kayu rata-rata mencapai 150 Ton per hektar, Ubi Jalar rata-rata mencapai 100 Ton per hektar dan Jagung sebanyak 3 Ton per hektar.

Pemasaran Hasil Tanaman Pangan

Hasil tanaman pangan di Desa Situ Udik dijual langsung ke konsumen, para pembeli biasanya datang langsung ke petani tersebut untuk dikonsumsi ataupun dijual kembali. Hasil tanaman pangan juga dijual belikan para petani di Pasar Tradisonal misalnya di Pasar Sabtu dan Pasar Leuwiliang. hal ini dilakukan untuk memudahkan dalam proses penjualan karena petani dapat bertemu langsung dengan para pembeli dengan cepat. Tidak semua hasil tanaman pangan dijual belikan, karena ada sebagian kecil para petani mengkonsumsi hasil panen tersebut untuk keperluan keluarganya sendiri, biasanya hal ini dilakukan karena kondisi ekonomi yang rendah dan tidak mempunyai pekerjaan lain selain bertani.